Tradisi lebaran itu MUDIK :)

Mudik adalah sebuah ritual yang biasa di lakukan oleh sekelompok orang yang akan mengunjungi tanah kelahirannya. Biasanya ritual ini di lakukan oleh orang – orang yang lebih banyak menghabiskan kegiatan sehari – harinya dengan jadwal yang padat di daerah ibu kota atau kota – kota besar lainnya untuk bekerja atau sekedar menuntut ilmu disana, tapi gak sedikit juga orang yang tidak menghabiskan libur idul fitri nya dengan mudik salah contohnya yaa keluarga saya, kampung saya kan gak termasuk *kampuang nan jauh di mato* alias cuma di Jakarta dan sekitarnya hahaa.. 😀

Berbagai cara di lakukan agar dapat bertemu dengan sanak keluarga di kampung halaman, entah itu naik kereta api, kapal laut, atau mobil pribadi. Mereka yang mudik relaaa banget tuh berdesak – desakan di pelabuhan, bermacet – macetan di sepanjang jalur pantura, sampe rela banget tidur di stasiun demi mendapatkan jadwal tiket berikutnya supaya gak keabisan lagi *kasian yahh*… 😦

Dulu sewaktu saya masih kecil moment lebaran juga di manfaatkan buat pulang kampung, yaa sewaktu nenek saya masih ada disana.. tepatnya di lampung, setiap idul fitri saya dan keluarga selalu kesana dengan menggunakan kapal feri. Saya yang masih kecil sih belom ngerti tuh yang namanya desak – desakan karena saya kan masih bisa di gendong sama mama kalo sekarang mama masih gendong saya kan kasian mama.. hahahaa 😀 sekarang sih nenek udah pindah ke bali jadi susah deh buat mudik kesana tiap tahunnya.. 😦

Emang sih sensasi lebaran di kampung halaman dengan di kota berbeda, rasanya tuh ada kebanggaan tersendiri sewaktu pulang ke kampung halaman dengan membawa hasil kerja di kota dan membawa banyak cerita menarik buat keluarga disana tapi buat saya mudik itu agak meribetkan yaah hahaa 😀 abisnya persiapan apa aja yang dibawa harus benar – benar terbawa kalo ada yang ketinggalan, rasanya kurang pas dan yang gak mudik pun jadi terbawa sibuk ikut mempersiapkan yang mau mudik atau ada lagi yang rela gak mudik demi menghemat uang jadi hanya perwakilan aja yang mudik, yaah yang begini ini nih yang gak asik.. kasian.. 😦

Kalo saya nonton berita di tv pas moment mudik gini, gak sedikit juga yang akhirnya malah berlebaran di rumah sakit karena mengalami kecelakaan yang di sebabkan karena sopirnya ngantuk atau persiapan kendaraan yang kurang maksimal.. yaa ampun kalo yang begini miris banget nasibnya, bukannya bersenang – senang sama keluarga di kampung malah jadi bersengsara ria di rumah sakit.. 😦

Pokoknya yang mudik harus hati – hati, apapun itu kendaraannya harus tetep waspada. Apalagi bagi yang membawa mobil pribadi atau yang naik motor. Aduuh rasanya gak tega liat pemudik yang naik motor dengan bawa penumpang anak kecil di tengahnya.. *kasian anaknya bu* 😦

Kalo di pikir – pikir mudik itu menyusahkan yahh, tapi gak selamanya ko mudik itu menyusahkan. Jika di jalani dengan suka hati, mudik bisa jadi hal yang sangat menyenangkan. Apalagi kalo udah terbayang bisa bertemu dengan keluarga dan teman di kampung yang udah lama gak bertemu bisa menghapus segala keluh kesah di sepanjang perjalanan. Selain itu, kisah hidup di perantauan bisa jadi cerita yang membanggakan bagi mereka yang mudik.. 🙂

Selamat mudik bagi yang mudik, semoga selamat sampai tujuan.. 🙂

Selamat hari raya Idul Fitri 1432H, semoga kita masih bisa merasakan suasana lebaran di tahun berikutnya.. 🙂

Wassalam..

*Rachmatika Irfani*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s