Satu kalimat saja

Mengapa hanya satu kata
Tiada sempat terucap yang lainnya
Sering kita berjumpa
Tapi tak saling menyapa

Dimana ku harus mencari
Sebuah kata yang hilang
Saat dulu masih bersamamu

Sakit ini coba pahami
Ku punya hati bukan untuk disakiti

Mestinya kau sadar itu

Begitu burukkah ini

Cintaku

Cintaku
Lebih besar dari benciku, Benciku kepadamu

Aku tak begitu, tak seperti dirimu
Khianati janji, melukaiku

Tak pernahkah kau sadari akulah yang kau sakiti
Engkau pergi dengan janjimu yang telah kau ingkari
Memang takkan mudah bagiku tuk lupakan segalanya

Oh tuhan tolonglah aku hapuskan rasa cintaku
Aku pun ingin bahagia walau tak bersama dia

Ku tahu aku sungguh mencintaimu
Tak mampu redupkan luka di hatiku

Sudah ku coba untuk melupakanmu
Meski ku masih ingin mencintaimu
Biarkan ku coba untuk melupakanmu
Walau ku tak mampu

Ku akui sungguh beratnya
Meninggalkanmu yang dulu pernah mengisi hatiku,

Meski hingga saat ini kamu masih tetap di hatiku
Namun harus aku lakukan
Karena ku tahu ini yang terbaik

Ku harus pergi meninggalkan kamu, Yang telah hancurkan aku
Sakitnya, sakitnya, oh sakitnya

“Aku yang TERSAKITI bukan Kamu dan Maaf Aku belum BISA”

*inspired*

^Rachmatika Irfani^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s