Teori Penulisan Ilmiah

I. DAFTAR ISI

Berisi datar isi penulisan ilmiah yang dibuat dalam 2 turunan penomoran. Contoh:

     2. JUDUL BAB

                 2.1 JUDUL SUBBAB

                 2.2 JUDUL SUBBAB

 II.            KATA PENGANTAR

Berisi Ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang ikut berperan dalam pelaksanaan penelitian tulisan yakni : Rektor, Dekan, Ketua Jurusan, Kasubag PI, Pembimbing, Perusahaan, Keluarga, Rekan-rekan, dan lain-lain.

 III.            ABSTRAKSI

Berisi ringkasan dari tulisan. Maksimal 1 halaman.

IV.            PENDAHULUAN

4.1  LATAR BELAKANG MASALAH

Bagian ini berisikan uraian/penjelasan yang berkaitan dengan fenomena-fenomena atau alasan-alasan yang mendasari mahasiswa/peneliti memilih atau tertarik untuk meneliti tema yang ditulis.

4.2  RUMUSAN DAN BATASAN MASALAH

Atas dasar latar belakang masalah yang telah dijelaskan sebelumnya, pada bagian ini mahasiswa/peneliti mulai mengidentifikasi, membatasi dan selanjutnya merumuskan masalah yang hendak diteliti. Setelah rumusan masalah ada, mahasiswa/peneliti dapat menterjemahkan rumusan masalah tersebut dalam bentuk kalimat pertanyaan penelitian.

4.3  TUJUAN PENELITIAN

Bagian berisi tujuan penelitian yang hendak dicapai, dan hal ini seharusnya mengacu kepada rumusan dan pertanyaan penelitian yang telah dibuat sebelumnya. 

4.4  SISTEMATIKA PENULISAN

Memberikan gambaran umum dari bab ke bab isi dari Tulisan Ilmiah, dibuat/ diurai

dalam paragraf.

V.            TINJAUAN PUSTAKA / LANDASAN TEORI

Menguraikan teori-teori yang menunjang tulisan/ penelitian (definisi, pengertian, dan lainlain), yang bisa diperkuat dengan menunjukkan hasil penelitian sebelumnya. Dapat pula ditambahkan Tool/ Program penunjang yang digunakan untuk membantu penelitian, sebatas sejarah perkembangan, kelebihannya, keuntungan dan keterbatasan tool. Tidak perlu memasukkan manualnya. Dianjurkan untuk memasukkan minimal satu artikel (dari jurnal/ prosiding) yang mendukung. Penunjukkan referensi perlu dimasukkan jika pada bab ini dikutip.

5.1  DAFTAR PUSTAKA

–          Berisi daftar referensi (buku, jurnal, majalah, dan lain-lain), yang digunakan dalam tulisan.

–          Berisi informasi tentang sumber pustaka yang telah dirujuk dalam tubuh tulisan. Untuk setiap pustaka yang dirujuk dalam naskah harus muncul dalam daftar pustaka, begitu juga sebaliknya setiap pustaka yang muncul dalam daftar pustaka harus pernah dirujuk dalam tubuh tulisan.

–          Nama pengarang asing ditulis dengan format : nama keluarga, nama depan (dibalik).

–          Nama pengarang Indonesia (ras ASIA) ditulis normal (tidak dibalik).

–          Gelar tidak perlu dituliskan.

–          Setiap pustaka diketik dengan jarak satu spasi (rata kiri). Jarak antara satu pustaka dengan pustaka lainnya diberi jarak 2X enter.

–          Semua nama pengarang ditulis lengkap.

–          Tahun terbit disarankan minimal tahun 2005 (maksimal 10 tahun di belakang), kecuali pustaka yang ‘langka’.

–          Sumber pustaka lainnya dari jurnal/ prosiding atau internet non formal.

Sistem Harvard menggunakan nama penulis dan tahun publikasi dengan urutan pemunculan berdasarkan nama penulis secara alfabetis. Publikasi dari penulis yang sama dan dalam tahun yang sama ditulis dengan cara menambahkan huruf a, b, atau c dan seterusnya tepat di belakang tahun publikasi (baik penulisan dalam daftar pustaka maupun sitasi dalam naskah tulisan). Alamat Internet ditulis menggunakan huruf italic. Terdapat banyak varian dari sistem Harvard yang digunakan dalam berbagai jurnal di dunia.

Jurnal/ majalah/ prosiding :

Buller H, Hoggart K. 1994a. New Drugs for Acute Respiratory Distress Syndrome. New

England J Med 337(6): 435-439.

Buku :

Grinspoon L, Bakalar JB. 1993. Marijuana: The Forbidden Medicine. London: Yale Univ

Press.

 

Internet :

Galagher, P.R.Jr., “A guide to understanding audit in trusted system”,

http://www.radium.nesc.mil/library/rainbow/NCSC-TG-001-2.html, 1 Juni 1988.

Atau

URL: http://www.radium.nesc.mil/library/rainbow/NCSC-TG-001-2.html, 1 Juni 1988

5.2 Contoh melakukan perujukan sumber pustaka dalam naskah tulisan :

“Smith (1983) menemukan bahwa tumbuhan pengikat N dapat diinfeksi oleh beberapa spesies Rhizobium yang berbeda”.

“Integrasi vertikal sistem rantai pasokan dapat menghemat total biaya distribusi antara 15% sampai 25 % (Smith, 1949, Bond et al., 1955, Jones dan Green, 1963)”.

“Walaupun keberadaan Rhizobium normalnya mampu meningkatkan pertumbuhan kacangkacangan (Nguyen, 1987), namun telah didapat pula hasil yang berbeda bahkan berlawanan (Washington, 1999)”.

VI.            KESIMPULAN

Berisi jawaban dari tujuan yang diajukan penulis pada Bab 1, yang diperoleh dari penelitian.

Refrensi sumber :

  1. http://parno.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/30363/Petunjuk_PI_SI_2012.pdf
  2. http://daryono.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/7181/Pedoman+PI+FE.doc
  3. Nasucha yakub, Muh. Rohmadi, Agus Budi. 2009. Bahasa Indonesia untuk Penulisan Karya Tulis Ilmiah (Mata Kuliah Kepribadian). Media Perkasa. Yogyakarta.

^Rachmatika Irfani^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s